hay gays pada artikel kali ini saya akan membagas apa sih 500internal server error?


500 internal Server Error” merupakan sebuah pesan yang biasanya menunjukkan masalah pada server-side. Hal ini bisa dikarenakan oleh script yang berfungsi atau pengaturan yang tidak tepat dalam file .htaccess anda. Disini browser anda mampu mencapai server tetapi server tidak mampu melayani halaman yang diminta. Tentunya hal ini membuat anda merasa terganggu dan ingin segera menyelesaikannya.

Berikut adalah beberapa alasan yang memungkinkan kesalahan ini dapat terjadi:

1. Dalam sebagian besar kasus masalah ini disebabkan oleh isi dari file .htaccess terletak di dalam folder yang anda coba tampilkan. Biasanya terjadi pada direktori utama nama domain anda. Karena alasan teknis dan / atau karena alasan keamanan dimana beberapa arahan tidak diperbolehkan untuk menjadi override melalui .htaccess. Arahan tersebut, misalnya: Option, ExecCGI, FollowSymLinks, Includes. Juga, tidak mungkin untuk mengubah nilai dari konfigurasi PHP menggunakan “php_flag” dalam .htaccess.

Pada saat anda menerima pesan “Internal Server Error  500”, Periksa apakah salah satu arahan afore disebutkan hadir dalam file .htaccess anda dan baiknya komentar tersebut menempatkan “#” pada awal baris atau menghapus seluruh baris.

Dalam beberapa kasus ada begitu banyak baris pada file .htaccess anda dimana sulit untuk memeriksa semua dari mereka untuk menentukan yang mana dan jika ada yang menyebabkan masalah. Cara mudah untuk mengetahui apakah itu adalah file .htaccess. yang terletak di bagian bawah masalah ini adalah dengan hanya menonaktifkan file dengan nama  a.htaccess, misalnya. Tindakan ini mudah reversibel.

2. Jika isi file .htaccess anda tidak terjadi kesalahan, disarankan agar anda mengaktifkan Error Log untuk situs yang bermasalah dan cobalah untuk terus terusan reload masalah tersebut beberapa kali sehingga log dapat dihasilkan.
Dalam kasus ini log menunjukkan pesan “Permission denied”, maka alasanya untuk server error berhubungan dengan file / folder permissions.

Pastikan bahwa hak akses dari file(s) / folder(s) yang baik 644 atau 755. Akses ini akan menghilangkan permission (izin) yang menyebabkan masalah.

PENTING: file PHP tidak harus memiliki izin 777. Jika anda mencoba untuk membuka file PHP yang memiliki izin tersebut, maka akan mengakibatkan “Internal Server Kesalahan 500”. Untuk mengatasi masalah itu, anda hanya mengubah hak akses dari file ke 644 atau 755.

Dalam kasus log menunjukkan pesan “Premature end of script header”, pesan kesalahan tersebut dapat dipanggil atau terjadi oleh beberapa alasan yaitu:

a. Script membutuhkan waktu yang lebih banyak yang biasanya untuk diproses dan sedang dimusnahkan oleh sistem. Dalam hal untuk memastikan kinerja yang stabil dari semua account hosting lain, kami telah mengatur “max_execution_time” pilihan dalam Pengaturan PHP selama 30 detik.

b. Ada kesalahan dalam kode pemrograman dari script tersebut. Dalam hal ini harus direvisi oleh developer web profesional yang akan dapat membantu anda lebih lanjut.

3. Jika anda menggunakan Perl/CGI script (.pl dan file .cgi):
Pastikan bahwa path yang anda gunakan benar. Setiap skrip Perl/CGI harus dimulai dengan: #!/usr/bin/perl

semoga bermanfaat 🙂

Yoyok

By Yoyok

Pecinta Cofe☕

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *